BAB 8.2A – PARAMETER DAN RETURN VALUE PADA FUNCTION

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:

  • Memahami konsep parameter dan argumen.
  • Membuat function dengan satu atau lebih parameter.
  • Menggunakan nilai bawaan (default parameter).
  • Mengembalikan nilai menggunakan return.
  • Memahami perbedaan echo dan return.
  • Menerapkan function dalam studi kasus perhitungan.
  • Menulis kode yang lebih fleksibel dan mudah digunakan kembali.

Pendahuluan

Pada Bab 8.1 kita telah membuat function seperti berikut.

function salam()
{
    echo "Selamat Datang";
}

Function tersebut selalu menghasilkan output yang sama.

Bagaimana jika kita ingin menampilkan nama pengguna yang berbeda?

Misalnya:

Selamat Datang Andi

Selamat Datang Budi

Selamat Datang Citra

Apakah kita harus membuat tiga function?

Tentu tidak.

Kita cukup menggunakan parameter.


Apa itu Parameter?

Parameter adalah variabel yang dideklarasikan pada saat membuat function.

Ilustrasi:

Function

↓

Menerima Data

↓

Mengolah Data

↓

Menghasilkan Output

Parameter vs Argument

Banyak pemula menganggap keduanya sama.

Padahal berbeda.

Perhatikan contoh berikut.

function salam($nama)
{
    echo "Halo ".$nama;
}

salam("Andi");

Pada kode tersebut:

$nama

adalah Parameter.

Sedangkan:

"Andi"

adalah Argument.

Sederhananya:

Parameter adalah tempat menerima data.

Argument adalah data yang dikirim.


Function dengan Satu Parameter

<?php

function salam($nama)
{
    echo "Selamat Datang ".$nama;
}

salam("Andi");

?>

Output

Selamat Datang Andi

Contoh lain.

<?php

function sekolah($namaSekolah)
{
    echo "Belajar di ".$namaSekolah;
}

sekolah("SMK Negeri 1");

?>

Output

Belajar di SMK Negeri 1

Function Dipanggil Berkali-kali

<?php

function salam($nama)
{
    echo "Halo ".$nama."<br>";
}

salam("Andi");

salam("Budi");

salam("Citra");

?>

Output

Halo Andi

Halo Budi

Halo Citra

Inilah kekuatan function.


Function dengan Dua Parameter

<?php

function biodata($nama,$kelas)
{
    echo "Nama : ".$nama;

    echo "<br>";

    echo "Kelas : ".$kelas;
}

biodata("Andi","XI RPL");

?>

Output

Nama : Andi

Kelas : XI RPL

Function dengan Banyak Parameter

<?php

function siswa($nama,$kelas,$jurusan,$umur)
{

echo "Nama : ".$nama."<br>";

echo "Kelas : ".$kelas."<br>";

echo "Jurusan : ".$jurusan."<br>";

echo "Umur : ".$umur;

}

siswa(

"Andi",

"XI",

"RPL",

17

);

?>

Urutan Parameter Sangat Penting

Perhatikan.

function data($nama,$umur)
{
    echo $nama;

    echo "<br>";

    echo $umur;
}

data(18,"Andi");

Output

18

Andi

Mengapa salah?

Karena urutan argument tidak sesuai dengan parameter.

Seharusnya:

data("Andi",18);

Default Parameter

Kadang kita ingin memberi nilai bawaan.

Contoh:

<?php

function salam($nama="Pengunjung")
{
    echo "Halo ".$nama;
}

salam();

?>

Output

Halo Pengunjung

Jika dipanggil:

salam("Andi");

Output

Halo Andi

Contoh lain.

function negara($nama="Indonesia")
{
    echo $nama;
}

negara();

echo "<br>";

negara("Malaysia");

Output

Indonesia

Malaysia

Mengapa Default Parameter Berguna?

Misalnya aplikasi kasir.

Jika pelanggan tidak mengisi kota.

Secara otomatis:

Kota = Semarang

Atau:

Negara = Indonesia

Program tetap dapat berjalan.


Apa itu Return Value?

Selama ini function langsung menampilkan output menggunakan echo.

Namun programmer profesional sering menggunakan:

return

Mengapa?

Karena hasilnya bisa digunakan kembali.


Function Menggunakan echo

function tambah()
{
    echo 5+5;
}

tambah();

Output

10

Function Menggunakan return

function tambah()
{
    return 5+5;
}

echo tambah();

Output

10

Sekilas terlihat sama.

Tetapi sebenarnya sangat berbeda.


Perbedaan echo dan return

echoreturn
Langsung menampilkan outputMengembalikan nilai
Tidak dapat disimpanDapat disimpan ke variabel
Cocok untuk tampilanCocok untuk proses perhitungan

Contoh Return

<?php

function luasPersegi($sisi)
{
    return $sisi*$sisi;
}

echo luasPersegi(8);

?>

Output

64

Return Dapat Disimpan

<?php

function luas($p,$l)
{
    return $p*$l;
}

$hasil=luas(10,5);

echo $hasil;

?>

Output

50

Return Digunakan Dalam Perhitungan

<?php

function tambah($a,$b)
{
    return $a+$b;
}

$total=tambah(10,20)+100;

echo $total;

?>

Output

130

Function Menghitung Nilai Rata-rata

<?php

function rataRata($tugas,$uts,$uas)
{

return ($tugas+$uts+$uas)/3;

}

echo rataRata(

80,

90,

85

);

?>

Output

85

Studi Kasus 1

Menghitung Luas Persegi Panjang

<?php

function luas($panjang,$lebar)
{

return $panjang*$lebar;

}

echo "Luas = ".luas(12,6);

?>

Studi Kasus 2

Menghitung Gaji

<?php

function gaji($pokok,$bonus)
{

return $pokok+$bonus;

}

echo gaji(

5000000,

750000

);

?>

Studi Kasus 3

Menghitung Diskon

<?php

function diskon($harga)
{

return $harga*0.1;

}

$harga=500000;

echo "Diskon = ".diskon($harga);

?>

Best Practice Programmer

Gunakan Nama Function yang Jelas

Lebih baik

function hitungLuas()

daripada

function x()

Gunakan Return Untuk Perhitungan

Kurang baik

function luas()
{

echo 50;

}

Lebih baik

function luas()
{

return 50;

}

Gunakan Parameter Sesedikit Mungkin

Jika parameter sudah terlalu banyak (lebih dari 5 atau 6), pertimbangkan menggunakan array atau objek agar kode lebih mudah dipelihara.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Lupa Mengirim Argument

function halo($nama)
{

echo $nama;

}

halo();

Akan menghasilkan error karena parameter wajib tidak diberikan.


Menggunakan echo Padahal Membutuhkan Return

$hasil=tambah(5,5);

Tidak akan bekerja jika function hanya menggunakan echo.


Salah Urutan Parameter

data(

18,

"Andi"

);

Output menjadi tidak sesuai.


Latihan Praktik

Latihan 1

Buat function:

identitas($nama)

yang menampilkan:

Selamat Datang, [Nama]

Latihan 2

Buat function:

perkalian($a,$b)

yang mengembalikan hasil perkalian menggunakan return.


Latihan 3

Buat function:

volumeKubus($sisi)

Gunakan rumus:

sisi × sisi × sisi

Latihan 4

Buat function:

nilaiAkhir($tugas,$uts,$uas)

Hitung rata-rata menggunakan return.


Latihan 5

Buat function dengan default parameter.

Contoh:

kota($nama="Semarang")

Tugas Praktik Bab 8.2A

Sistem Penggajian Sederhana

Buat sebuah program menggunakan beberapa function.

Minimal terdiri atas:

  • hitungGajiPokok()
  • hitungBonus()
  • hitungPajak()
  • totalGaji()

Ketentuan:

  1. Seluruh perhitungan menggunakan return.
  2. Gunakan parameter pada setiap function.
  3. Hasil akhir ditampilkan dalam bentuk tabel HTML yang berisi:
    • Nama Karyawan
    • Gaji Pokok
    • Bonus
    • Pajak
    • Total Gaji Bersih
  4. Tambahkan minimal tiga data karyawan.

Tantangan (Opsional)

  • Gunakan default parameter untuk persentase pajak (misalnya 5%).
  • Buat function formatRupiah() yang mengembalikan format mata uang Indonesia menggunakan fungsi bawaan PHP number_format().

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *