BAB 1 – Pengenalan HTML

Indikator Materi :
1. Memahami Pengertian HTML
2. Memahami Sejarah singkat HTML
3. Memahami Fungsi HTML

Pengertian HTML
Pengertian HTML secara umum, HTML singkatan dari HyperText Markup Language, merupakan  bahasa markup yang digunakan untuk membangun dan menyusun struktur halaman web. HTML bukanlah termasuk ke dalam bahasa pemrograman, melainkan sebuah bahasa markup (tag) yang terdiri dari elemen-elemen untuk memberikan instruksi kepada browser tentang bagaimana konten harus ditampilkan.

Sejarah Singkat HTML
Sedikit menyinggung sejarahnya, bahwa HTML dimulai pada awal tahun 1990-an ketika Tim Berners-Lee, seorang ilmuwan komputer dari CERN (Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir), mengembangkan sistem hiperteks untuk berbagi informasi di antara para peneliti. Sistem ini dikenal sebagai World Wide Web.

Pada tahun 1991, Tim Berners-Lee membuat versi pertama HTML yang disebut HTML 1.0. Ini adalah versi sederhana yang mendefinisikan elemen dasar seperti judul, paragraf, dan tautan hiperteks. Pada saat itu, HTML digunakan secara internal di CERN dan tidak banyak dikenal di luar komunitas akademik.

Pada tahun 1993, Marc Andreessen dan timnya di National Center for Supercomputing Applications (NCSA) merilis browser Mosaic yang mendukung HTML. Mosaic menjadi populer dan membantu meningkatkan kesadaran publik tentang World Wide Web. Versi HTML yang digunakan pada saat itu adalah HTML 2.0, yang memperkenalkan beberapa elemen dan atribut baru.

Pada tahun 1995, W3C (World Wide Web Consortium) dibentuk dengan tujuan mengembangkan standar web yang terbuka dan interoperabel. W3C merilis HTML 3.0, tetapi tidak banyak digunakan karena browser pada saat itu belum sepenuhnya mendukung spesifikasi baru.

Kemudian, pada tahun 1997, HTML 4.0 dirilis oleh W3C. Versi ini memperkenalkan fitur-fitur seperti gaya CSS (Cascading Style Sheets) dan skrip JavaScript. HTML 4.01 dirilis sebagai revisi kecil dari HTML 4.0.

Pada tahun 2008, WHATWG merilis spesifikasi HTML5, yang menggabungkan fitur-fitur baru seperti audio dan video, elemen semantik, dan kemampuan interaktif yang ditingkatkan. Kemudian HTML5 menjadi terkenal dan didukung oleh banyak browser modern.

Sejak itu, HTML terus berkembang dengan versi baru dan perbaikan. W3C dan WHATWG bekerja bersama untuk mengembangkan spesifikasi HTML Living Standard, yang merupakan spesifikasi utama HTML saat ini. Spesifikasi ini diperbarui secara berkala untuk mencakup fitur-fitur baru dan perubahan dalam teknologi web.

Fungsi HTML
Fungsi utama HTML adalah untuk mengatur tampilan dan struktur halaman web, serta menyematkan elemen-elemen lain seperti teks, gambar, audio, video, dan tautan.
Berikut adalah beberapa fungsi utama HTML:

  • Struktur halaman
    HTML digunakan untuk membangun struktur dasar halaman web. Dengan menggunakan elemen-elemen HTML seperti <html><head>, dan <body>, kamu dapat menentukan elemen-elemen yang ada di halaman dan bagaimana mereka terorganisir.
  • Penyemat konten
    HTML memungkinkan kamu menyematkan berbagai jenis konten ke dalam halaman web. Misalnya, kamu dapat menyematkan teks menggunakan elemen <p> (paragraf), <h1><h6> (heading), atau <span> (teks sejajar). kamu juga dapat menyematkan gambar menggunakan elemen <img>, audio menggunakan elemen <audio>, video menggunakan elemen <video>, dan sebagainya.
  • Pembuatan tautan
    HTML memiliki elemen <a> (anchor) yang digunakan untuk membuat tautan atau hyperlink. Kamu dapat menautkan halaman web ke halaman web lain, ke bagian tertentu di halaman yang sama, atau ke berkas-berkas lainnya.
  • Mengatur tampilan
    HTML juga dapat digunakan untuk mengatur tampilan halaman web. Kamu dapat menggunakan elemen-elemen HTML dan atribut-atributnya untuk memberikan gaya dan tata letak yang sesuai, seperti <div><span>, dan atribut style. Namun, untuk kontrol gaya yang lebih lanjut, biasanya CSS (Cascading Style Sheets) digunakan secara terpisah.
  • Semantik
    HTML memiliki elemen-elemen semantik yang memberikan arti dan struktur yang lebih bermakna pada konten. Beberapa elemen semantik yang umum digunakan adalah <header><nav><section><article><footer>, dan sebagainya. Penggunaan elemen semantik memperbaiki aksesibilitas dan membantu mesin pencari dalam memahami konten halaman.

TUGAS !
1. Tonton video di youtube tentang perbedaan html versi 4 atau lebih lama dengan html versi 5 !
2. Buat kesimpulan tentang perbedaan yang signifikan pada html versi 4 dengan versi 5 !

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *