BAB 7 – ARRAY DALAM PHP

“Array merupakan salah satu fondasi terpenting dalam pemrograman. Hampir seluruh aplikasi PHP, mulai dari sistem login, aplikasi kasir, hingga framework seperti Laravel, memanfaatkan array untuk menyimpan dan mengolah data.”


Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Menjelaskan pengertian array.
  • Memahami fungsi array dalam pemrograman PHP.
  • Membuat array satu dimensi.
  • Mengakses isi array.
  • Menambahkan dan mengubah isi array.
  • Menggunakan perulangan pada array.
  • Membuat array multidimensi.
  • Memanfaatkan fungsi-fungsi bawaan array.
  • Menerapkan array dalam studi kasus sederhana.

Pendahuluan

Pada bab sebelumnya kita telah mempelajari variabel. Variabel hanya mampu menyimpan satu buah nilai.

Contoh:

$nama = "Andi";

Variabel di atas hanya menyimpan satu data.

Bagaimana jika kita ingin menyimpan 100 nama siswa?

Apakah kita harus membuat:

$nama1;
$nama2;
$nama3;
...
$nama100;

Tentu tidak.

Di sinilah Array digunakan.

Array memungkinkan kita menyimpan banyak data hanya dalam satu variabel.


Apa itu Array?

Array adalah sekumpulan data yang disimpan dalam satu variabel.

Ilustrasi sederhana:

Tanpa Array

Nama1 = Andi
Nama2 = Budi
Nama3 = Citra
Nama4 = Dinda
Nama5 = Eka

Menggunakan Array

Nama[]

├── Andi
├── Budi
├── Citra
├── Dinda
└── Eka

Lebih ringkas dan lebih mudah dikelola.


Mengapa Harus Menggunakan Array?

Bayangkan Anda membuat aplikasi sekolah.

Data siswa:

  • Andi
  • Budi
  • Citra
  • Dinda
  • Eka

Tanpa array, kode menjadi panjang.

Dengan array:

$siswa = [
"Andi",
"Budi",
"Citra",
"Dinda",
"Eka"
];

Hanya satu variabel.


Jenis Array dalam PHP

PHP memiliki tiga jenis array utama.

1. Indexed Array

Array yang menggunakan nomor indeks.

Contoh:

0
1
2
3

2. Associative Array

Array yang menggunakan nama sebagai indeks.

Contoh:

nama
alamat
umur

3. Multidimensional Array

Array di dalam array.

Contoh:

Kelas XII



Andi
Budi
Citra

Membuat Array

Cara pertama

<?php

$buah = array(
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga"
);

?>

Cara kedua (lebih modern)

<?php

$buah = [
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga"
];

?>

Cara kedua lebih sering digunakan pada PHP modern.


Mengenal Index Array

Perhatikan contoh berikut.

$buah = [
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga"
];

PHP akan memberi nomor otomatis.

0 → Apel

1 → Jeruk

2 → Mangga

Mengakses Isi Array

<?php

$buah = [
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga"
];

echo $buah[0];

?>

Output

Apel

Contoh lain

echo $buah[2];

Output

Mangga

Menampilkan Semua Isi Array

<?php

$buah = [
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga",
"Semangka",
"Melon"
];

echo $buah[0];

echo "<br>";

echo $buah[1];

echo "<br>";

echo $buah[2];

echo "<br>";

echo $buah[3];

echo "<br>";

echo $buah[4];

?>

Namun cara ini kurang efisien.

Lebih baik menggunakan perulangan.


Menggunakan foreach

<?php

$buah = [
"Apel",
"Jeruk",
"Mangga",
"Melon",
"Pepaya"
];

foreach($buah as $item)
{

echo $item;

echo "<br>";

}

?>

Output

Apel
Jeruk
Mangga
Melon
Pepaya

Menampilkan Nomor Indeks

foreach($buah as $index => $item)
{

echo $index;

echo " = ";

echo $item;

echo "<br>";

}

Output

0 = Apel

1 = Jeruk

2 = Mangga

3 = Melon

4 = Pepaya

Mengubah Isi Array

$buah[1] = "Durian";

Sekarang isi array menjadi

Apel

Durian

Mangga

Menambahkan Data

$buah[] = "Rambutan";

Output

Apel
Jeruk
Mangga
Rambutan

PHP otomatis menambahkan indeks berikutnya.


Menghitung Jumlah Data

PHP menyediakan fungsi:

count()

Contoh

<?php

$buah = [

"Apel",

"Jeruk",

"Mangga",

"Melon"

];

echo count($buah);

?>

Output

4

Studi Kasus 1

Daftar Nama Siswa

<?php

$siswa = [

"Andi",

"Budi",

"Citra",

"Dinda",

"Eka"

];

foreach($siswa as $nama)
{

echo $nama;

echo "<br>";

}

?>

Output

Andi

Budi

Citra

Dinda

Eka

Studi Kasus 2

Daftar Nilai

<?php

$nilai = [

80,

90,

75,

88,

95

];

foreach($nilai as $n)
{

echo "Nilai : ".$n;

echo "<br>";

}

?>

Associative Array

Associative Array menggunakan nama indeks.

Contoh

<?php

$siswa = [

"nama"=>"Andi",

"kelas"=>"XI RPL",

"umur"=>17

];

echo $siswa["nama"];

?>

Output

Andi

Menampilkan Seluruh Data

<?php

$siswa = [

"nama"=>"Andi",

"kelas"=>"XI RPL",

"umur"=>17,

"alamat"=>"Bandung"

];

foreach($siswa as $key=>$value)
{

echo $key;

echo " : ";

echo $value;

echo "<br>";

}

?>

Output

nama : Andi

kelas : XI RPL

umur : 17

alamat : Bandung

Array Multidimensi

Misalnya data beberapa siswa.

<?php

$siswa = [

["Andi",17,"XI RPL"],

["Budi",18,"XI RPL"],

["Citra",17,"XI RPL"]

];

?>

Bentuknya

Andi   17   XI

Budi 18 XI

Citra 17 XI

Mengakses Multidimensi

echo $siswa[0][0];

Output

Andi
echo $siswa[2][2];

Output

XI RPL

Menampilkan dalam Tabel HTML

<?php

$siswa = [

["Andi",90],

["Budi",80],

["Citra",95]

];

echo "<table border='1'>";
echo "<tr>";
echo "<th>Nama</th>";
echo "<th>Nilai</th>";
echo "</tr>";

foreach($siswa as $row){

echo "<tr>";

echo "<td>".$row[0]."</td>";

echo "<td>".$row[1]."</td>";

echo "</tr>";

}

echo "</table>";

?>

Output

NamaNilai
Andi90
Budi80
Citra95

Fungsi Array yang Sering Digunakan

sort()

Mengurutkan data secara ascending.

$angka = [8,4,1,9,2];

sort($angka);

foreach($angka as $a){

echo $a."<br>";

}

rsort()

Mengurutkan secara descending.


array_push()

Menambah data.

array_push($buah,"Semangka");

array_pop()

Menghapus data terakhir.


array_merge()

Menggabungkan dua array.

$a = ["A","B"];

$b = ["C","D"];

$hasil = array_merge($a,$b);

Output

A

B

C

D

Best Practice Programmer

✔ Gunakan nama variabel yang jelas.

$siswa

lebih baik daripada

$x

✔ Gunakan foreach untuk menampilkan isi array.

✔ Gunakan associative array jika data memiliki atribut.

✔ Gunakan multidimensi untuk data yang berbentuk tabel.


Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula

Salah indeks

echo $buah[5];

Padahal hanya ada tiga data.

Akibatnya muncul error:

Undefined array key

Tidak menggunakan count()

Banyak pemula menulis:

for($i=0;$i<100;$i++)

Padahal jumlah data hanya 10.

Sebaiknya:

for($i=0;$i<count($buah);$i++)

Latihan Praktik

Latihan 1

Buat array berisi 10 nama teman sekelas, kemudian tampilkan menggunakan foreach.


Latihan 2

Buat array yang berisi 10 nilai siswa, lalu hitung jumlah seluruh data menggunakan count() dan tampilkan seluruh nilainya.


Latihan 3

Buat associative array yang menyimpan data diri:

  • Nama
  • NIS
  • Kelas
  • Jurusan
  • Alamat
  • Nomor HP

Tampilkan seluruh data menggunakan foreach.


Latihan 4

Buat multidimensional array berisi data lima siswa yang terdiri atas:

  • Nama
  • Kelas
  • Nilai

Kemudian tampilkan dalam bentuk tabel HTML.


Tugas Praktik Bab 7

Studi Kasus: Sistem Data Nilai Siswa

Buat sebuah program PHP yang menampilkan daftar nilai siswa dengan ketentuan:

Data yang disimpan untuk setiap siswa:

  • Nama
  • Kelas
  • Nilai Tugas
  • Nilai UTS
  • Nilai UAS

Program harus:

  1. Menggunakan multidimensional array.
  2. Menghitung nilai rata-rata setiap siswa.
  3. Menentukan status Lulus jika rata-rata ≥ 75, selain itu Remedial.
  4. Menampilkan hasil dalam tabel HTML dengan kolom:
NoNamaKelasTugasUTSUASRata-rataStatus

Tantangan (Opsional):

  • Tambahkan kolom Grade (A–E) berdasarkan nilai rata-rata.
  • Urutkan data siswa berdasarkan nilai rata-rata tertinggi.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *