BAB 4 – Input Data dan Interaksi Pengguna

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:

  • Memahami konsep input pada aplikasi web.
  • Membuat form HTML.
  • Mengambil data dari form menggunakan PHP.
  • Menggunakan metode GET dan POST.
  • Menampilkan hasil input pengguna.
  • Membuat aplikasi sederhana berbasis form.

Pendahuluan

Website yang hanya menampilkan informasi disebut website statis. Sebaliknya, website yang dapat menerima masukan dari pengguna disebut website dinamis.

Contoh website dinamis:

  • Login
  • Registrasi
  • Buku tamu
  • Pencarian data
  • Toko online
  • Sistem akademik
  • Aplikasi kasir

Semuanya menggunakan Form HTML sebagai media input data.


Apa itu Form?

Form merupakan kumpulan komponen HTML yang digunakan untuk menerima masukan dari pengguna.

Contohnya:

  • Textbox
  • Password
  • Radio Button
  • Checkbox
  • Textarea
  • Select Option
  • Tombol Submit

Ilustrasi:

Nama      : [____________]

Alamat : [____________]

Email : [____________]

[ SIMPAN ]

Struktur Dasar Form HTML

<form action="proses.php" method="post">

Nama :
<input type="text" name="nama">

<br><br>

<input type="submit" value="Simpan">

</form>

Penjelasan:

  • action → tujuan pengiriman data.
  • method → cara mengirim data.
  • name → nama variabel yang diterima PHP.

Mengenal Method GET

GET mengirim data melalui URL.

Misalnya:

http://localhost/proses.php?nama=Andi

Contoh:

<form action="proses.php" method="get">

Nama
<input type="text" name="nama">

<input type="submit">

</form>

Kemudian pada proses.php

<?php

echo $_GET['nama'];

?>

Output

Andi

Kelebihan GET

✔ Mudah diuji

✔ URL dapat dibagikan

✔ Cocok untuk pencarian data


Kekurangan GET

  • Data terlihat pada URL
  • Tidak aman untuk password
  • Panjang data terbatas

Mengenal Method POST

POST mengirim data tanpa ditampilkan pada URL.

Form

<form action="proses.php" method="post">

Nama

<input type="text" name="nama">

<input type="submit">

</form>

Proses

<?php

echo $_POST['nama'];

?>

Kelebihan POST

  • Lebih aman
  • Data tidak terlihat
  • Dapat mengirim data besar
  • Digunakan hampir semua aplikasi web

GET vs POST

GETPOST
Data terlihatData tersembunyi
CepatSedikit lebih lambat
Untuk pencarianUntuk menyimpan data
Tidak amanLebih aman

Membuat Form Biodata

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>

<title>Form Biodata</title>

</head>

<body>

<form method="post">

Nama

<br>

<input type="text" name="nama">

<br><br>

Umur

<br>

<input type="number" name="umur">

<br><br>

<input type="submit">

</form>

</body>

</html>

Menampilkan Data

Tambahkan di bawah form.

<?php

if(isset($_POST['nama']))
{

echo "<hr>";

echo "Nama : ".$_POST['nama'];

echo "<br>";

echo "Umur : ".$_POST['umur'];

}

?>

Mengenal isset()

Fungsi:

Mengecek apakah suatu variabel sudah memiliki nilai.

Contoh

if(isset($_POST['nama']))
{

echo "Data Ada";

}

Tanpa isset(), program sering menghasilkan error:

Undefined array key

Studi Kasus

Form Pendaftaran Siswa

Nama

Alamat

Jurusan

No HP

Email

[DAFTAR]

Program PHP menampilkan kembali seluruh data yang dimasukkan.


Latihan Praktik Bab 4

Latihan 1

Buat form berisi:

  • Nama
  • Kelas
  • Jurusan

Kemudian tampilkan hasilnya.


Latihan 2

Tambahkan field:

  • Email
  • Nomor HP
  • Alamat

Latihan 3

Buat Form Registrasi Anggota Perpustakaan.

Data:

  • Nama
  • Kelas
  • Jurusan
  • Nomor Anggota

Tugas Praktik Bab 4

Membuat Form Pendaftaran Ekstrakurikuler

Data yang harus diinput:

  • Nama
  • NIS
  • Kelas
  • Jurusan
  • Jenis Kelamin
  • Pilihan Ekstrakurikuler
  • Alamat
  • Nomor HP

Output ditampilkan kembali dalam bentuk tabel HTML.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *